Cara Singkronisasi Server UAMBN BK Dengan Benar – Singkronisasi Server UAMBN BK sudah dibuka dan bisa dilakukan oleh masing – masing lembaga Madrasah. Proses singkronisasi dilakukan untuk mengunduh data peserta UAMBN BK dari data PDUM dan mengunduh data soal baik untuk simulasi atau UAMBN BK uatama.
Proses singkronisasi wajib dilakukan oleh semua lembaga madrasah yang mengikuti UAMBN BK, Dikarenakan tanpa melakukan singkronisasi maka pelaksanaan Simulasi UAMBN BK tidak akan bisa berjalan. Oleh sebab itu setiap hendak simulasi ataupun UAMBN BK utama maka tidak lepas dari yang namanya Singkronisasi.
Pada kesempatan kali ini akan memberikan sebuah tutorial yaitu tentang Bagaimana Cara Singkronisasi Server UAMBN BK Dengan Benar berdasarkan petunjuk resmi dari Tim Panitia Pusat UAMBN BK.
Tetapi sebelum melakukan singkronisasi Server UAMBN BK, terdapat hal sangat penting yang harus dilakukan dan dipersiapkan. Apa saja hal penting ?
Hal Penting Sebelum Melakukan Singkronisasi Server UAMBN BK
- Sudah melakukan Instalasi VDI hingga dapat login ke menu UAMBN BK
- Data PDUM sudah benar – benar valid
- Jaringan Internet dan jaringan Lokal
- Minimal 1 Client harus menyala dan terhubung ke jaringan lokal yang sama dengan server
- Melakukan patching update Aplikasi UAMBN BK
Langkah – langkah Singkronisasi UAMBN BK
- Jalankan VM UAMBN BK, tunggu hingga muncul IP 192.168.0.101
- Buka browser, Ketikkan alamat IP 192.168.0.101
- Tunggu hingga muncul tampilan login UAMBN BK
- Login menggunakan user dan password UAMBN BK masing – masing
- Kemudian akan muncul tampilan awal sebagai berikut
- Lakukan SINGKRON / Update Aplikasi UAMBN BK terlebih dulu
- Klik Start/Reload
- Tunggu hingga berhasil
- Setelah berhasil 100% . LOGOUT dulu, kemudian LOGIN lagi
- Setelah login, lakukan singkron urut dari no 1, 2, 3, 4, 5, 6 dengan cara klik tombol
- START/RELOAD.
- Pastikan sinkron masing-masing nomor berhasil 100%
- Jika sudah sinkron semua cek data peserta dan jadwal pada menu di sebelah kiri,
- SIMULASI SIAP DILAKSANAKAN
Saat proses singkronisasi pastikan komputer server terhubung dengan jaringan yang terkoneksi dengan INTERNET, dan juga minimal terdapat 1 komputer client yang menyala dan terhubung pada koneksi jaringan lokal.